3 Bintang Juventus yang Bisa Dibajak Massimiliano Allegri ke AS Roma

klasemen liga italia seri a terbaru

 Setelah sempat vakum dari dunia kepelatihan Serie A Liga Italia, Massimiliano 'Max' Allegri berpotensi gabung AS Roma. Tak cuma itu, tiga bintang Juventus ini juga berpotensi membelot bersamanya.

Siapa yang tak kenal dengan Allegri? Juru latih berumur 53 thn ini dikenal akan spesialisnya menukangi bermacam club besar Negara Pizza. Sebut saja Sassuolo, Cagliari, AC Milan, dan tentu saja pemenang berkukuh liga domestik, Juventus.

Saat berkarier bareng Si Nyonya Tua, pelatih asal Italia ini berhasil sumbangkan banyak trofi bergengsi, salah satunya yakni lima kali titel Serie A Liga Italia. Selama lima thn masa baktinya Juve pun perkasa dengan persentase kemenangan 70 persen.

Tak heran berkat jerih payahnya itu, Juventus kian memiliki nama besar maka sukses menggaet banyak pemain hebat seperti Cristiano Ronaldo, Paulo Dybala, Gonzalo Higuain, dan Alvaro Morata. Di sayangkan gara-gara urung menangkan Liga Champions, ia mesti mundur.

Ya, meski bisa buat Bianconeri perkasa di liga lokal, gara-gara masalah ini Allegri tak memiliki tempat bernaung. Club bermarkas di Allianz Stadium ini pun main-main takdir dengan kehadiran Maurizio Sarri dan kini malah berganti ke pelatih anyar, Andrea Pirlo.

Setelah sempat lenyap, kini Max Allegri dirumorkan tengah putuskan utk membangkitkan gairah kepelatihannya sekali lagi dengan gabung AS Roma. Seperti dikutip Football Italia, negosiasi mendalam sudah terjalin dengan pemilik Club, Friedkin Group.

Mengingat Paulo Fonseca tak kunjung buat Serigala Ibukota mengganas, sosok Allegri pun difavoritkan utk serta-merta menggantikannya.

Kehadiran Max Allegri ini tak cuma dapat merusak tatanan Serie A Liga Italia, melainkan juga buat beberapa pemain bintang tergiur main bersamanya, tidak selain tiga bintang Juventus ini yang berpotensi bisa dibajak buat gabung AS Roma.

1. Juan Cuadrado

Saat rezim Allegri masih berkuasa, susunan pemain Juventus tak sempat lepas dari Juan Cuadrado. Kenapa Begitu? Sederhana, pemain berumur 31 thn ini punya nilai plus berupa serbabisa isikan beraneka posisi berbeda.

Punya posisi normal gelandang, Cuadrado bisa diboyong ke posisi lain seperti bek, gelandang serang, atau bahkan winger. Mengingat Allegri punya ciri khas gonta-ganti formasi, sosok bintang ini bisa jadi amunisi lengkap Giallorossi.

Bak gayung bersambut, kondisi Cuadrado yang hanya jadi pesakitan di Juventus bisa membuatnya pikirkan pindah ke AS Roma. Terlebih Allegri jadi pelatih kesayangannya dengan keseluruhan caps Cuadrado selama 137 tampilan dengan 14 gol dan 28 assists buat eks nahkoda AC Milan itu.

2. Sami Khedira

Waktu perdana kali menukangi Juventus, Allegri berhasil daratkan gelandang tengah berbakat asal Jerman, Sami Khedira. Alasannya pun cukup sederhana, pengalamannya saat mengambil Jerman menangi Piala Dunia 2014 cukup buat sang pemain punya kunci penting adalah pengalaman dan mental juara.

Kini berumur 33 Thn, sosok Khedira tergolong matang dalam hal kepemimpinan terbukti saat ia meringankan Allegri dalam 127 turnamen Juventus semenjak gabung 2015 silam. Kalau jadi ke Roma, pemain ini bakal jadi pengganti ideal Edin Dzeko sebagai satu orang pemimpin yang dirumorkan akan hengkang.

Mengingat punya masa-masa indah dengan Allegri, Khedira nampak tak bakal susah payah dibujuk buat singgah ke Olimpico Stadium. Nasibnya sendiri di Juventus sudah diujung tanduk kala Andrea Pirlo lebih cenderung memainkan bintang muda.

3. Alvaro Morata

Leonardo Bonucci dan Alvaro Morata dikala masih bersama di Juventus Copyright: magephotoagency.itAlvaro Morata (kanan) bisa tinggalkan Juventus dan ikuti mentor favoritnya di AS Roma.

Berstatus pinjeman di Juventus tak bisa membuat Alvaro Morata malas bereuni dengan Massimiliano Allegri. Alasannya pun tak lepas dari potensinya yang berkembang melebihi Kebanyakan semenjak bersamasama dengan Allegri di Juventus.

Morata jadi mesin pencetak gol mengerikan di Liga Champions 2014 silam lewat aksinya hancurkan Borussia Dortmund dan Real Madrid. Ia juga berhasil membentuk berbagai gol kemenangan, lalu sukses pecahkan rekor Alessandro Del Piero dan raih penghargaan UEFA Team of the Year.

Komentar